Beranda Nasional Dirut PT Airin Rudolf Valentino Apresiasi Syahbandar Pelabuhan Tanjung Priok

Dirut PT Airin Rudolf Valentino Apresiasi Syahbandar Pelabuhan Tanjung Priok

59
0
Dirut PT AIRIN Rudolf Valentino. (dok/ist)

JAKARTA, kabarSBI.id – Direktur Utama PT Indonesia Air & Marine Supply (AIRIN) Rudolf Valentino menyebutkan bahwa pihaknya mengapresiasi upaya dan koordinasi kantor Syahbandar Pelabuhan Tanjung Priok dalam penanganan limbah di kawasan pelabuhan Tanjung Priok.

“Kami sangat mengapresiasi program dan komitmen kantor Syahbandar Pelabuhan Tanjung Priok dalam berkoorsinasi
mengantisipasi sejak dini prihal penanganan barang-barang berbahaya seperti limbah di pelabuhan. Program manajemen limbah terpadu ini sangat baik,” kata Rudolf Valentino, Direktur Utama PT AIRIN kepada media, Jumat, 27/11/2020. PT Airin adalah salah satu anak perusahaan PT. Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero), di Jakarta.

Menurutnya managemen limbah pelabuhan akan dapat menjawab dalam menyelesaikan persoalan menumpuknya sejumlah kontainer impor yang dapat di duga mengandung B3 di kawasan
pelabuhan tersibuk di Indonesia itu.

Rudolf yang juga sebagai Wakil Ketua Umum Aptesindo itu, kembali menegaskan sekaligus mendukung langkah Syahbandar
Pelabuhan Tanjung Priok.

Baru-baru ini, Kementerian Perhubungan Cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok meluncurkan program manajemen limbah kapal terpadu di Pelabuhan Tanjung Priok.

Program yang dinamai COACH (Clean Ocean Act Collaboration and Harmonize) itu dibuat untuk menjadi panduan pengelolaan limbah di pelabuhan oleh pihak-pihak terkait.

Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Capt. Wisnu Handoko kepada media menjelaskan program COACH yang mengusung Trust, Transparency, Timing diharapkan dapat menciptakan keterpaduan.

Terlebih dalam menentukan dan melaksanakan strategi pengelolaan limbah kapal antara pemangku kepentingan, serta meningkatkan sinergi dalam pengerahan sumber daya, meliputi SDM, sarana dan prasarana, metode, prosedur, biaya, dan juga tarif.

Tujuan utama dari dibuatnya program manajemen limbah kapal terpadu tersebut, lanjut Wisnu, yakni untuk mengurangi dampak pencemaran dari limbah sampai ke level yang aman bagi Kesehatan manusia dan lingkungan. Semua ketentuan sesuai dengan regulasi yang berlaku. (smb/r/as)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here